Mengetahui Cara Yang Benar Memasang Pembalut Wanita


Bagi remaja putri atau wanita dewasa yang belum terbiasa menggunakan pembalut, penting untuk mengetahui cara penggunaan pembalut yang benar. Pasalnya, kebiasaan penggunaan yang salah dapat menyebabkan berbagai gangguan pada vagina dan lingkungannya.

Dengan mengoleskan pembalut yang tepat. Jika salah, darah bisa merembes ke celana dalam, memaksa Anda untuk segera menggantinya.

Selain cara pemasangan, Anda juga harus memperhatikan frekuensi mengganti pembalut. Hal ini berkaitan dengan kebersihan yang harus selalu dijaga selama menstruasi.

Bagaimana cara menggunakan pad yang tepat?

Pembalut wanita adalah lapisan tipis bahan yang melekat pada pakaian dalam untuk mengumpulkan darah dari vagina saat menstruasi. Cara penggunaan pembalut yang benar adalah sebagai berikut.

Buka kemasan pad, termasuk penutup perekat di bagian bawah dan sayap (jika menggunakan tipe sayap). Tempatkan pad di samping dengan lem di tengah celana dalam.

Untuk bantalan tanpa sayap, bagian depan dan belakang biasanya sama. Namun untuk bantalan yang menggunakan sayap, bagian belakang (di bagian anus) lebih lebar.

Rekatkan semua bagian yang lengket agar tidak bergeser saat digunakan. Jika isian melekat sempurna pada pakaian dalam, kenakan pakaian dalam seperti biasa.

Ada banyak jenis pembalut. Ada yang menggunakan sayap, ada yang tidak. Ukurannya pun bervariasi, mulai dari yang pendek hingga yang panjang.

Jenis yang berbeda ini dapat digunakan sesuai kebutuhan. Misalnya, jika Anda masih mengeluarkan sedikit darah, Anda bisa menggunakan pembalut tipis yang disebut panty liner.

Sedangkan jika volume darah tidak terlalu banyak, pembalut sedang bisa dipilih. Jika volume darah melimpah, gunakan pembalut yang lebih tebal dan lebih panjang. Kemasannya biasanya berisi maxipads atau superpads.

Saatnya mengganti bantalan

Kapan waktu terbaik untuk mengganti pembalut? Idealnya, Anda harus mengganti pembalut 4-5 kali sehari. Namun frekuensi ini bisa berbeda-beda tergantung aktivitas sehari-hari, jumlah darah yang keluar dan jenis pembalut yang digunakan.

Frekuensi mengganti pembalut juga harus ditingkatkan dalam cuaca panas, karena keringat berlebih dapat meningkatkan kelembapan di area vagina.

Begitu juga setelah berolahraga. Menggunakan pembalut sangat sederhana, namun Anda tetap perlu memperhatikan kebersihan dan waktu terbaik untuk menggantinya. Pembalut yang tidak diganti dapat menyebabkan berbagai kondisi di area vagina, mulai dari iritasi hingga infeksi.