Mengenal Golongan Darah Emas, Golongan Darah Langka


Darah emas adalah nama lain untuk Rh-null yang sangat langka. Dokter jarang mengatakan bahwa embrio dalam golongan darah ini sulit untuk bertahan hidup di dalam rahim. Setidaknya ada 33 jenis golongan darah di dunia. Dua yang paling umum digunakan adalah sistem golongan darah ABO dan Rh-positif/Rh-negatif. Golongan darah emas berada di luar sistem itu.

Sistem golongan darah

Sistem golongan darah yang umum digunakan adalah:

Sistem ABO

Ketika antigen golongan darah diwarisi dari orang tua, itu dapat mempengaruhi golongan darah mereka. Misalnya, jika Anda mendapat antigen A dari ibu Anda dan antigen B dari ayah Anda, golongan darah Anda mungkin AB. Hal yang sama berlaku ketika antigen yang dihasilkan adalah A(AA) dan keduanya adalah B(BB).

Sedangkan golongan darah O tidak memiliki antigen. Artinya, tidak mempengaruhi golongan darah A dan B. Misalnya, seseorang yang menerima antigen A dari ibu dan antigen O dari ayah tetap memiliki golongan darah A. Total ada 6 kombinasi yaitu AA, AB, BB, AO, BO dan OO. Empat golongan darah yang umum dikenal yaitu A, B, AB dan O berakar pada genotipe ini.

faktor Rh

Selain itu, darah juga dapat diklasifikasikan berdasarkan faktor Rh yang dimilikinya. Ini adalah jenis antigen lain yang juga ada dalam sel darah merah. Ketika sel memiliki antigen ini, itu berarti Rh positif.

Sedangkan jika antigen ini tidak terdeteksi berarti Rh negatif. Tergantung pada ada tidaknya antigen, setiap golongan darah diklasifikasikan dengan simbol positif (+) atau negatif (-).

Kenali golongan darah langka

Secara umum, setidaknya 36 sistem golongan darah diketahui. Salah satu golongan darah langka di dunia adalah darah emas atau Rh-null. Orang dengan golongan darah ini tidak memiliki antigen Rh sama sekali.

Darah emas pertama kali ditemukan pada orang Aborigin Australia pada tahun 1961. Dalam 50 tahun sejak pertama kali ditemukan, kurang dari 50 orang memiliki darah emas.

Kelangkaan ini berarti bahwa sumbangan nol Rh sangat langka dan sulit. Harus ada jaringan global pemilik golongan darah emas yang mencari lubang donor potensial. Padahal, proses pemindahan darah dari negara asal ke negara tujuan sangat sulit.