Ragam Penyakit Dari Mengkonsumsi Garam Kebanyakan


Bahaya garam pasti ada dan masalah kesehatan bisa muncul. Meski garam mengandung mineral yang dibutuhkan tubuh, tampaknya asupannya harus dibatasi. Padahal, Departemen Kesehatan menyebutkan batas konsumsi garam per hari adalah 1 sendok teh per hari atau setara dengan 5 gram garam. Jadi, apa bahaya dari terlalu banyak garam?

Bahaya makan terlalu banyak garam

Sebenarnya tubuh membutuhkan garam atau sodium (natrium) untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan berperan dalam kesehatan saraf dan otot.

Namun, hal yang berlebihan pasti tidak baik, termasuk mengonsumsi garam. Makan makanan dengan banyak garam menyebabkan penyakit:

Tekanan darah tinggi

Seperti diketahui, orang dengan riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi disarankan untuk membatasi jumlah garam dalam makanan sehari-hari atau diet asin. Ya, bahaya garam bagi kesehatan dalam jumlah banyak diketahui bisa meningkatkan tekanan darah seseorang. Jika terus berlanjut dapat memicu penyakit kronis yaitu hipertensi.

Seperti dilansir Direktorat Pencegahan dan Pengendalian PTM, bahaya garam akan meningkatkan kadar natrium dalam sel tubuh. Nantinya, efek samping dari terlalu banyak mengonsumsi garam menyebabkan jumlah cairan tubuh menjadi tidak seimbang dan diameter pembuluh darah mengecil.

Jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh dan efeknya menyebabkan tekanan darah meningkat. Kondisi ini bahkan menempatkan Anda pada risiko serangan jantung dan stroke yang lebih besar.

Penyakit Jantung

Ya, makan terlalu banyak garam menyebabkan penyakit jantung. Karena terlalu banyak garam membuat jantung Anda memompa lebih keras, Anda juga lebih mungkin terkena penyakit jantung.

Bahaya garam berupa penyakit jantung erat kaitannya dengan kelainan darah tinggi. Hampir dua pertiga dari semua kasus stroke dan setengah dari kasus penyakit jantung disebabkan oleh hipertensi.

Penyakit Ginjal Kronis

Mengkonsumsi terlalu banyak makanan asin juga menyebabkan penyakit ginjal kronis. Seperti penyakit jantung, penyakit ginjal kronis juga bisa disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Penyakit ginjal kronis dan hipertensi saling terkait. Ginjal memainkan peran penting dalam metabolisme garam dalam tubuh.

Bahaya garam berarti ginjal harus bekerja ekstra untuk menyaring natrium (garam) dan mengeluarkannya dari tubuh melalui urin. Jika ginjal tidak dapat mengeluarkan natrium dengan baik, metabolisme garam dalam tubuh terganggu dan garam menumpuk di dalam tubuh.

Terlalu banyak garam meningkatkan volume darah karena urin tidak langsung keluar. Kondisi ini juga dapat menyebabkan tekanan darah meningkat.

Osteoporosis

Bahaya garam tampaknya meningkatkan risiko masalah tulang. Jumlah kalsium yang keluar melalui urin akan meningkat seiring dengan peningkatan kadar garam dalam tubuh.

Jika kadar kalsium dalam darah lebih rendah dari yang seharusnya, tubuh akan mulai menyerap kalsium dari tulang untuk menebus kekurangan kalsium. Bahaya garam adalah kesehatan tulang Anda akan terganggu hingga Anda mengalami pengeroposan tulang atau osteoporosis.