Ganti Konsumsi Gula Dengan Bahan-Bahan Alami Ini

Bagi penderita diabetes, mengkonsumsi gula memang menjadi hal yang sangat dilarang. Namun tidak sedikit orang yang tidak bisa hidup tanpa gula, atau setidaknya makanan manis. Sebenarnya ada beberapa bahan yang bisa digunakan untuk menggantikan rasa manis yang ada pada gula. Bahan-bahan ini justru sangat bermanfaat bagi kesehatan. Dengan bahan-bahan ini, kalian bisa mendapatkan alternatif makanan manis yang aman untuk dikonsumsi.

Bahan pertama yang dimaksud adalah madu. Seperti yang kita tahu, madu memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. Rasa manis yang ada pada madu juga dapat menggantikan rasa manis yang ada pada gula. Madu sendiri terdiri dari 80 persen gula alami, 2 persen mineral, vitamin, tepung sari dan protein serta 18 persen air.

Untuk 100 gram gula yang dikonsumsi mengandung 400 kalori serta 100 gram karbohidrat, sedangkan untuk 100 gram madu terkandung 330 kalori dan 81 gram karbohidrat. Jauh lebih sehat bukan ? Selain itu madu memiliki sifat antioksidan, anti inflamasi dan juga anti bakteri yang tentunya tidak bisa kita temuka pada gula.

Bahan kedua adalah nektar agave. Sirup atau pemanis yang satu ini dibuat dari tanaman agave yang tumbuh di Meksiko. Pada pemanis nektar agave terkandung glukosa dan fruktosa. Untuk rasanya sendiri sedikit lebih manis ketimbang gula biasa dan memiliki tekstur yang mirip dengan madu. Kandungan kalori dan karbohidrat yang lebih sedikit ketimbang gula dapat menjadi alternatif bagi penderita diabetes yang ingin menikmati makanan manis.

Bahan ketiga adalah buah-buahan. Sebenarnya buah-buahan manis juga mengandung gula yang bernama fruktosa. Namun karena adanya kandungan nutrisi seperti serat dan vitamin membuat buah-buahan jauh lebih baik dikonsumsi ketimbang gula biasa. Jadi untuk penderita diabetes yang ingin menikmati makanan manis, kalian bisa menggunakan ketiga bahan ini karena jauh lebih aman ketimbang mengkonsumsi gula biasa.

Sulit Bersendawa ? Seperti Ini Cara Mengatasinya !

Bersendawa merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mengurangi perut kembung. Gas yang dibuang tersebut merupakan campuran dari gas oksigen dan juga nitrogen. Namun untuk beberapa kasus, banyak orang yang kesulitan untuk bersendawa.

Mengapa orang bisa sulit dalam bersendawa ? Sebenarnya itu dikarenakan katup tenggorokan kehilangan kemampuan untuk mengeluarkan udara didalam perut. Katup tersebut bernama sfingter esofagus. Katup ini akan terbuka ketika kita mengunyah sesuatu atau menelan sesuatu. Saat bersendawa, otot ini akan mengendur sehingga memungkinkan tubuh untuk mengeluarkan gas melalui mulut.

Terkadang otot ini tidak bekerja dengan baik. Jika kita tidak bisa bersendawa, biasanya perut akan terasa kembung. Terkadang rasa kembung ini membuat kita merasa tersiksa. Untuk mengurangi ketegangan otot tersebut, kalian bisa melakukan beberapa cara sederhana ini.

Kalian bisa minum minuman berkarbonasi atau bersoda. Gas yang ada pada minuman bersoda dapat membantu tubuh untuk mengeluarkan gas berlebih. Jika tidak suka soda, kalian bisa meminum segelas air putih sembari menahan nafas dan menutup lubang hidung.

Mengkonsumsi apel, pir, wortel, roti gandum serta mengunyah permen karet juga dapat membantu tubuh mengeluarkan gas berlebih. Bahan makanan tersebut mengandung gas yang dapat membantu untuk mengurangi kembung.

Jika perut kembung tidak kunjung sembuh dan mulai muncul rasa sakit pada bagian perut ataupun ada darah dan terjadi perubahan warna pada feses, kalian harus memeriksakan diri ke dokter. Biasanya jika sudah seperti itu berarti ada masalah dalam sistem pencernaan kalian.

Kiat-Kiat Yang Harus Dilakukan Tuk Jaga Kesehatan Jantung

Penyakit jantung merupakan momok yang sangat ditakuti oleh semua orang. Penyakit jantung sendiri merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan baik. Menurut Badan Kesehatan Dunia ( WHO ), tingkat kematian di tahun 2012 akibat penyakit jantung sebesar 17,5 juta jiwa. Mengejutkan bukan ? Oleh karena itu kita perlu menjaga kesehatan jantung kita karena jantung adalah bagian yang sangat krusial bagi tubuh. Bagaimana cara untuk menjaga kesehatan jantung ?

Hal paling umum yang harus dilakukan adalah menjauhi rokok. Mengapa ? Semua orang sudah tahu bahwa dalam sebatang rokok mengandung jutaan racun yang berbahaya bagi tubuh. Salah satu penyebab penyakit jantung adalah rokok, zat yang ada didalam tembakau dapat menyebabkan aterokskelrosis, yakni pengecilan arteri yang dapat berdampak pada kerusakan jantung.

Selanjutnya adalah berolah raga selama 30 menit setiap harinya. Tidak perlu olahraga yang berat, bisa dengan jogging ataupun lari santai dipagi hari. Selain dapat menyehatkan jantung, berolahraga secara rutin setiap harinya juga dapat memperlancar peredaran darah serti menurunkan kadar kolestrol dalam tubuh.

Selain berolahraga, pola makan yang sehat dan asupan yang sehat juga perlu diperhatikan. Kurangi mengkonsumsi junkfood karena beresiko menimbun lemak yang akan berdampak pada pembengkakan jantung. Kalian bisa mengkonsumsi buah alpukat secara rutin untuk menjaga kesehatan jantung. Mengkonsumsi oatmeal di pagi hari untuk sarapan juga dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Menjaga berat badan yang ideal juga dapat berpengaruh langsung pada kesehatan jantung. Kelebihan berat badan biasanya disebabkan oleh penumpukan lemak pada tubuh. Lemak yang menumpuk dapat meningkatkan peluang darah tinggi, kolestrol serta obesitas. Hal ini dapat berdampak pada pembengkakan jantung.

Dengan menjauhi hal-hal diatas, kalian dapat menurunkan resiko terkena penyakit jantung. Selalu lakukan pemeriksaan rutin terkait kesehatan jantung untuk menghindari penyakit jantung dikemudian hari.

Mikronutrien Yang Harus Dipenuhi Ketika Berumur 40 Tahun Keatas

Untuk menjaga kesehatan tubuh, kita perlu mengkonsumsi bahan makanan yang mengantuk banyak vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, terlebih lagi apabila kalian sudah berumur diatas 40 tahun. Pada umur 40 tahun, tubuh akan mengalami penurunan metabolisme sehingga kita perlu meningkatkan beberapa jenis asupan agar tubuh tetap seimbang dan terjaga kesehatannya.

Mikronutrien pertama yang harus kalian perhatian adalah kalsium. Seperti yang sudah dijelaskan tadi, semakin tua umur seseorang, maka kepadatan tulang juga akan semakin berkurang. Dengan mengkonsumsi bahan makanan atau suplemen yang kaya akan kalsium, kesehatan tulang dan gigi akan tetap terjaga.

Mikronutrien kedua adalah magnesium. Nutrisi ini juga harus ada untuk orang diatas 40 tahun. Kekurangan magnesium dapat memicu berbagai penyakit seperti diabetes, penyakit jantung hingga peradangan kronis.

Mikronutrien ketiga adalah kalium. Zat mineral ini sangat dibutuhkan untuk menjaga kestabilan PH tubuh. Makanan yang mengandung kalium yang tinggi adalah tomat, alpukat, pisang, lobak hingga kacang-kacangan.

Mikronutrien keempat adalah Omega-3. Asam lemak esensial Omega-3 dapat menurunkan tekanan darah tinggi serta mengurangi kadar kolestrol jahat yang ada didalam tubuh. Selain itu Omega-3 juga dapat meningkatkan kualitas otak.

Mikronutrien kelima adalah Vitamin D. Vitamin yang satu ini sangat baik untuk menjaga kesehatan gigi, jantung serta sistem syaraf tubuh. Salah satu cara untuk mendapatkan vitamin D adalah dengan melakukan olahraga dipagi hari sembari terpapar sinar matahari pagi.

Mikrunutrien keenam adalah probiotik. Zat ini sangat baik untuk menjaga kesehatan usus. Dengan mengkonsumsi makanan dengan kandungan probiotik, maka kesehatan sistem pencernaan juga akan terjaga.